7 MAKANAN PENYEBAB GULA DARAH TINGGI


Manusia memperoleh berbagai nutrisi dari makanan dan minuman untuk bertahan hidup namun tidak semua makanan atau minuman yang dikonsumsi menyehatkan tubuh. 

Beberapa makanan dan minuman bisa menjadi penyebab gula darah tinggi. Saat gula darah naik tubuh akan merasa sangat lelah, sering merasa haus, perut selalu lapar, berat badan menurun drastis, sering buang air kecil, dan penglihatan menjadi kabur, kondisi ini bisa menyerang siapa saja baik anak-anak maupun dewasa. 

Penderita diabetes sangat disarankan untuk membatasi asupan makanan dengan indeks glikemik tinggi. Berikut makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi

1. KARBOHIDRAT SIMPLEKS

Karbohidrat itu terdiri dari dua jenis yaitu, karbohidrat kompleks dimana karbohidrat ini kaya akan serat dan kadar gulanya rendah sedangkan karbohidrat sederhana adalah karbohidrat yang sudah penuh dengan pemrosesan, sehingga meningkatkan kadar gulanya.

Penderita diabetes disarankan untuk memilih karbohidrat kompleks seperti beras merah, nasi jagung, roti gandum itu tinggi akan serat dan rendah gula.

Sedangkan karbohidrat simpleks itu contohnya seperti roti tawar utuh, nasi putih, tepung-tepungan, roti, pizza dan segala jenis karbohidrat yang sudah diproses itu tidak disarankan bagi penderita diabetes. Sehingga jika kalian menderita diabetes atau mempunyai faktor resiko tinggi terhadap gula darah tinggi disarankan untuk membatasi asupan karbohidrat simpleks dan memperbanyak asupan karbohidrat kompleks.

2. MINUMAN DENGAN PEMANIS TURUNAN GULA

Banyak sekali jenis minuman manis-manis yang tidak disarankan bagi penderita diabetes contohnya bersoda, minuman kaleng, minuman jus buah kotakan, minuman manis sasetan minuman, boba, kopi manis, kopi saset, es teh manis, itu juga tidak disarankan bagi penderita diabetes karena glikemiks indeks nya cukup tinggi sekali, yang bisa meningkatkan kadar gula darah pada penderita diabetes secara drastis.

3. PRODUK SUSU YANG MENGANDUNG TINGGI GULA

Susu buah, yoghurt buah, es krim manis itu semua tinggi akan gula, sehingga tidak disarankan bagi penderita diabetes. 

4. ZAT PENGGANTI GULA DAN YANG MANIS-MANIS

Yang manis-manis contohnya seperti madu, air tebu, gula merah, gula jawa, selai, Walaupun itu dari bahan-bahan alami bukan terbuat dari gula tapi dia juga manis dan mengandung glikemiks indeks sehingga membahayakan bagi penyakit diabetes.

Banyak sekali yang salah kaprah menganggap bahwa mengganti gula dengan madu, gula merah itu bisa menyembuhkan diabetes padahal madu, gula merah, sari tebu itu juga kadar gulanya tinggi dan juga tidak baik bagi penderita diabetes. Sehingga harus dibatasi asupannya. 

5. BUAH TINGGI GULA

Tiap buah memang kaya akan serat nutrisi dan kaya akan vitamin, namun bagi penderita diabetes tidak semua jenis buah boleh dikonsumsi secara bebas. 

Ada beberapa jenis buah itu klik glikemiks indeksnya tinggi sehingga perlu dibatasi konsumsinya. Contohnya seperti buah durian, manggis, mangga matang, leci, dukuh, nangka,anggur. Yang manis manis itu perlu dibatasi asupannya bagi penderita diabetes agar tidak meningkatkan lonjakan gula pada penderita diabetes. 

6. JUS BUAH

Buah-buahan memang sangat bagus bagi kesehatan. Kalau seseorang makan buah secara utuh maka perlu dikunyah terlebih dahulu oleh gigi mulut sampai ke lambung itu perlu pemrosesan terlebih dahulu oleh saluran cerna kita sehingga tubuh akan semakin sulit untuk menyerap gula pada buah, Namun ketika seseorang melakukan pemrosesan pada buah dijus terlebih dahulu dihaluskan terlebih saat masuk ke dalam lambung dan saluran cerna itu akan semakin mudah menyerap gulanya tanpa perlu pemprosesan sehingga dengan mudah dapat meningkatkan kadar gula pada seseorang apalagi kalau jus buah nya ditambahin gula, susu manis, maka semakin komplekslah. Jika dikonsumsi setiap hari bisa meningkatkan risiko diabetes pada tubuh 

Oleh karena itu kalau makan buah sebaiknya langsung dimakan potongan aja jangan di jus kalau misalnya memang kalian punya riwayat penderita diabetes. 

7. LEMAK TRANS

Lemak trans memang tidak mengandung gula namun lemak trans atau lemak jenuh secara tidak langsung bisa meningkatkan resistensi insulin pada tubuh sehingga membuat tubuh lebih sulit untuk menangkap gula dan menyebabkan peningkatan gula darah secara signifikan pada tubuh.  

Lemak trans terkandung dalam mentega, selai, krimer, produk susu sering ditambahkan pada makanan seperti kue, roti, biskuit, dan segala makanan yang mengandung lemak trans. Bagi penderita diabetes sangant disarankan mengurangi makanan yang mengandung lemak trans.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TITIK BEKAM DAN KHASIATNYA

MENGATASI MUDAH MENGANTUK